Konflik di Yahukimo, Berikut Fakta Tentang Kabupaten yang Luasnya Melebihi Provinsi DKI Jakarta

on

Zonadunia.com – Kericuhan terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan awal kericuhan diduga karena kematian mantan Bupati Yahukimo, Abock Basup, Minggu (3/10/2021).

Sebanyak 6 orang tewas dan 41 orang terluka dalam kericuhan tersebut. Konflik terjadi antara kelompok masyarakat suku Kimyal dan suku Yali. Sementara itu, sekitar 1.000 warga diungsikan. Belum diketahui apa yang membuat warga tersulut emosi.

https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2016/10/18/988a14f9-b9a3-42d5-aabb-77b0e2669bdd.jpg?w=700&q=90
Warga Kabupaten Yahukimo saat peresmian Bandara Nop Goliat Dekai, Selasa (18/10/2016). Foto: Noval Dhwinuari Antony

“Aksi penyerangan tersebut terjadi terkait berita duka yang diterima oleh masyarakat suku Kimyal atas meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal, dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (3/10/2021) dikutip dari Detik.com.

Kericuhan bermula pada hari Minggu (3/10/2021) pukul 12.45 WIT. Kamal menjelaskan, massa dari suku Kimyal menggunakan 2 unit mobil minibus mendatangi warga suku Yali untuk menyerang warga dan membakar sejumlah hotel dan rumah.

Polisi segera mengevakuasi masyarakat suku Yali di sekitar lokasi dan sejumlah korban dievakuasi ke RSUD Dekai.

“Masyarakat yang mengamankan diri di Polres Yahukimo diperkirakan kurang lebih seribu orang yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak,” ujarnya.

Polisi mengamankan 52 orang terduga pelaku kericuhan.

“Saat ini ke 52 orang tersebut dalam pemeriksaan intensif penyidik Polres Yahukimo,” jelas Kamal.

Yahukimo merupakan Kabupaten di Provinsi Papua. Kabupaten yang terletak 100-3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini terdiri dari Distrik Kurima, Anggruk, Ninia, Dekai, Obio, Suru-Suru, dan Wusama. Berikut fakta mengenai Yahukimo.

Fakta Yahukimo

1. Suku di Yahukumo

Suku di Yahukimo merupakan asal nama Yahukimo muncul. Nama Yahukimo berasal dari nama empat suku yang bermukim di daerah ini, yaitu Suku Yali, Hubla, Kimyal, dan Momuna, seperti dikutip dari laman Badan Penghubung Daerah Provinsi Papua di Jakarta.

2. Luas Wilayah

Kabupaten Yahukimo lebih besar daripada Provinsi DKI Jakarta. Luas Yahukimo yaitu 17.152 km², sementara DKI Jakarta 661,5 km². Kondisi ini menjadikan Jakarta hanya sedikit lebih besar daripada Distrik Kurima, yaitu Distrik wilayah pedesaan terluas di Yahukimo. Luas Kurima yaitu sekitar 605 km².

3. Berbatasan dengan Jayawijaya

Yahukimo berbatasan dengan Kabupa­ten Jayawijaya, Kabupaten Yalimo dan Kabupaten Keerom di sebelah utara, sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Asmat, sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Pegunungan Bintang, dan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Nduga. Kondisi ini menjadikan Yahukimo dekat dengan kawasan pegunungan di Papua.

4. Penghasil Kopi dan Padi

Masyarakat Kabupaten Yahukimo di antaranya bermatapencaharian di sektor pertanian dan kehutanan. Daerah Yahukimo dikenal sebagai penghasil padi sawah, padi ladang, kopi arabika, kelapa, vanili, buah merah, sagu, dan kayu. Hal ini disebabkan juga karena Yahukimo memiliki dataran rendah hingga daerah berbukit dengan kemiringan yang terjal dengan ketinggian 1.000-3.000 mdpl. Suhu di Yahukimo rata-rata yaitu 20,5 Celcius. Masyarakat Yahukimo juga berternak babi, sapi, kambing, ayam kampung, dan kelinci.

5. Transportasi dengan Pesawat

Transportasi yang menghubungkan Yahukimo antar Kecamatan dan dengan wilayah lain di Papua adalah transportasi udara dengan pesawat. Hampir semua Kecamatan di Kabupaten Yahukimo mempunyai landasan pesawat terbang, dengan 46% dalam kondisi baik dan bisa digunakan, sementara sisanya rusak. Masyarakat juga bertransportasi dengan kapal dari Pelabuhan Logpon di sungai sekitar ke daerah lain, seperti Kabupaten Mimika dan Kabupaten Asmat.

6. Memiliki Hutan Lindung

Per 2014, Yahukimo memiliki area hutan sebesar 413.630 ha, yang terdiri dari Hutan Produksi seluas 105.520 ha, Hutan Produksi Konversi 117.435 ha, Hutan Lindung 168.340 ha, Cagar Alam 21.035 ha, dan Areal Penggunaan Lain (APL) seluas 1.300 ha.

Masyarakat Distrik Kurima, Silimo, Sumohai, Samenage, dan Ninia menghasilkan kayu dari hutan sekitar. Produksi hasil hutan yaitu kayu gergajian sebanyak 2.800 m kubik.

7. Air dan Energi

Yahukimo memiliki sumber air melimpah yang dimanfaatkan dalam pembangunan Pembang­kit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTM) di sejumlah Distrik dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Ibukota Kabupaten di Dekai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s