Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, IDI Sudah Siapkan Strategi

on

Zonadunia.com – Sejumlah antisipasi disiapkan oleh tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terhadap gelombang ketiga covid-19.

Gelombang ketiga covid-19 diprediksi bisa terjadi pada akhir tahun 2021. Terkait hal itu IDI akan menggencarkan protokol kesehatan (prokes) serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) untuk menuntaskan vaksinasi.

Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi IDI Mahesa Paranadipa Maikel mengatakan gelombang ketiga diprediksi terjadi pada akhir tahun karena adanya libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Pada momen ini, warga kemungkinan berkumpul bersama keluarga.

Image by fernando zhiminaicela from Pixabay
Ilustrasi (Image by fernando zhiminaicela from Pixabay)

“Ini bukan prediksi dari Tim Mitigasi IDI tapi dari banyak pakar epidemiologi. Faktornya apa kita belum bisa memprediksi, varian baru atau Varian Delta penularannya seperti apa,” kata Mahesa dalam Media Briefing Tim Mitigasi IDI dikutip dari Medcom.id, Selasa (12/10/2021).

Gelombang pertama covid-19 tercatat terjadi pada akhir Januari dan awal Februari 2021 setelah pergantian tahun. Gelombang kedua datang pada Juni hingga Juli 2021 yang menyebabkan rumah sakit dan tenaga kesehatan kewalahan.

Untuk mencegah gelombang ketiga adalah tetap mematuhi prokes dan harus konsisten dijalankan meski sudah divaksinasi.

“Yang terpenting adalah cakupan vaksinasi. Jika melihat angka suntikan kedua yang sudah mencapai 27,84 persen dan suntikan pertama 48,44 persen. Kita berharap bisa mencapai 70-80 persen. Ini angka secara nasional,” ujar Mahesa.

Ketua IDI Bekasi Ellya Niken Prastiwi mengatakan pihaknya selalu bersinergi dengan Pemerintah Kota Bekasi dalam penanganan dan penanggulangan covid-19. Hal tersebut sudah dilakukan sejak gelombang pertama dan kedua.

“Alhamdullilah dukungan seperti fasilitas hazmat, pemeriksaan PCR dan beberapa rumah sakit cukup membantu bahkan Pemerintah Kota Bekasi meminta rumah sakit di daerahnya untuk lebih all out. Jadi, saya rasa bisa copy paste untuk menghadapi gelombang ketiga,” jelas Niken.

Ketua IDI Bekasi juga menyatakan bahwa gelombang kedua covid-19 memberikan banyak pelajaran berharga dalam hal penanganan. Rumah sakit rujukan maupun swasta di Bekasi diharap bersinergi mengantisipasi gelombang ketiga.

Selain itu, IDI Bekasi bekerja sama dengan Pemerintah Kota untuk memastikan pencapaian vaksinasi dengan angka yang tinggi. Dalam beberapa bulan terakhir, IDI bersama Pemerintah Kota, Polres, dan Dandim Bekasi telah menggelar vaksinasi.

“Itu adalah strategi untuk mencegah gelombang ketiga, kita juga akan menjemput ke rumah untuk meningkatkan vaksinasi ke angka 80 persen. Meski gelombang ketiga mengancam, semoga kita bisa bersama-sama membuat ini jadi endemi,” kata Niken.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s